Geser dong! #Catatan Ramadhan

in #esteem3 years ago

Marhaban ya Ramadhan
Marhaban ya syahral shiyaam

Di bulan yang mulia ini, umat Islam berlomba-lomba mengejar pahala. Menurut Al-Hadits ; Ramadhan adalah bulan dimana Allah membuka pintu-pintu langit, pintu rahmat juga pintu maghfirah. Disebutkan dalam sebuah hadist, satu kali sujud di malam Ramadhan bernilai 700.000 hasanah/kebaikan. Maka dari itu, merugilah orang-orang yang memilih menjadi ular kekenyangan setelah azan magrib berkumandang. Bersebab dari dahsyatnya pahala yang Allah janjikan bagi orang-orang yang menghabiskan malam Ramadhan dengan memperbanyak sujud, lihatlah masjid-masjid penuh, mushalla atau meunasah pun tidak sepi lagi (di Minggu pertama Ramadhan, gak tahu kalau minggu-minggu selanjutnya, Tunggu aja).

Namun, sungguh menyedihkan. Dibalik keinginan meraih pahala dengan melaksanakan Shalat Tarawih, kita malah tersandung dosa akibat kekurangpahaman, ketidaktahuan atau ketidakpedulian kita sendiri. Berikut daftar pemicu dosa tersebut:

Shaf yang tidak rapat
Kebanyakan jama'ah sudah menandai spot nyaman/posisi wuenak buat shalat, seperti di bawah kipas angin, dipojokan dinding kiri dan kanan, atau shaf paling belakang. Tak heran, banyak yang berlomba datang duluan biar kebagian posisi idaman. Alhasil, susah sekali menggerakkan mereka untuk berpindah dan merapatkan shaf. Masing-masing kekeuh (istiqamah) di posisi pilihannya.

Shaf yang bolong-bolong
Kebanyakan jama'ah di minggu pertama puasa adalah berasal dari komunitas alay atau cabe-cabean (bukan remaja tanggung ya, yang termasuk alay saja). Jama'ah alay ini biasanya pergi shalat biar bisa ketemu temennya yang alay juga, atau minimal ketemu gebetan yang pasti alay juga. Mereka tersebar di beberapa shaf, tapi biasanya sih di belakang atau ditengah-tengah karena mereka ini sering jadi tumbal emak-emak di posisi wuenak buat geser-geser rapatin shaf. Shalatnya sedikit, cekikikannya yang banyak. In the end, mereka lenyap satu persatu di tengah-tengah shalat yang menghasilkan shaf yang bolong-bolong. Tragisnya lagi, jama'ah di posisi wuenak enggan bergeser untuk mengisi kekosongan shaf ini. Bisa dibayangin kan gimana hancurnya shaf bolong-bolong ini.

Shalat yang terburu-buru
Shalat malam itu berat, kamu gak akan kuat. Biar Ustadz aja. (intermezzo, abaikan)
Setiap tempat, punya cara yang berbeda dalam melaksanakan Tarawih. Berbeda dari jumlah raka'at, ayat Al-Qur'an yang dibaca, cepat atau lambatnya gerakan Imam. Biasanya, untuk mempersingkat waktu, menghindari kantuk seringkali kita shalat terburu-buru agar cepat selesai. Alhasil, shalat yang terburu-buru ini tidak bisa kita rasakan nikmatnya hanya keletihan yang tersisa. Sangking ingin cepat-cepat selesai, banyak ayat dan dzikir yang terlupa dibaca.

Shalatnya sang pemimpi
Lain halnya masalah yang timbul jika bacaan terlalu panjang dan gerakan terlalu lambat. Semakin larut malam, semakin cepat rasa kantuk yang amat sangat berat menyergap, terlebih pada saat-saat terakhir sebelum salam. Jama'ah kerap digoda syaithan untuk memejamkan mata dan tertidur pulas. Alhasil, jika kita mau memperhatikan, banyak mata-mata yang memerah seperti layaknya orang yang baru bangun dari mimpi (ini sih godaan paling berat selama tarawih). Maka dari itu, yakinkan diri Ramadhan hanya sebulan dalam setahun dan kemungkinan untuk bertemu lagi dengannya belumlah pasti, jadi gunakan kesempatan kali ini untuk mengisinya dengan ibadah yang sebenar-benarnya. Lawan godaan syaithan, lawan nafsu diri.

NB: Postingan ini sekedar curhatan pribadi, bukan stereotype terhadap jama'ah tarawih dimanapun berada di seluruh dunia. So, jangan diambil hati.

Sort:  

Mantap miss tulisannya...😍😊

Alhamdulillah.

Semantap yang masih membeku di provinsi gak ? Haha

Klo yang di propinsi segera di cairkan itu akan lebih mantap. Tapi klo masih beku gk mantap..hahaha

Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by udasfrow from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows. Please find us at the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.

If you would like to delegate to the Minnow Support Project you can do so by clicking on the following links: 50SP, 100SP, 250SP, 500SP, 1000SP, 5000SP.
Be sure to leave at least 50SP undelegated on your account.