Lagand Roment Coffe Since 1996

in Steem SEA4 months ago

Sahabat steemians yang terhormat

Pada kesempatan kali ini saya ingin memperkenalkan salah satu warung kopi di Aceh, terutama kota Banda aceh. Romenk Cafee adalah warung kopi yang terdapat di jalan nyak makam merupakan nama dari seorang pejuang Aceh pada zaman dahulu di saat jajahan belanda.


IMG_20210529_173227.jpg


Romenk Cafee telah dibuka sejak tahun 1996 dan masih tetap eksis sampai sekarang,dahulu pemilik cafee romenk ini sebagai masyarakat bisa, dari seorang pemuda dengan pekerjaan sehari-hari sebagai pengembala sapi, modal dengan menjual sapi untuk membangun warung biasa, memakai adap rumbia.


IMG_20210529_145352.jpg


Saat ini Cofe romenk sudah begitu maju, kehidupan pemilik pun sudah sempurna dengan karirnya terpilih menjadi senator Kota Banda Aceh sampai 2 periode, pada tahun 2019 terpilih menjadi senator daerah Profinsi Aceh sampai sekarang, orangnya bermasyarakat dan penuh sosial bagi rakyat kecil. Nama pemilik Ceffe ini adalah H. AZHAR ROMENK.


IMG_20210529_145443.jpg


Pada gambar di atas tertulis dalam bahasa Aceh Jep kupi dilee mangat bek pungo (Minum kopi dulu agar tidak gila), makna yang terkandung dalam philosophy ini, bukan berarti gila, tetapi menggambarkan jika kita sibuk atau padat dari aktivitas pekerjaan, istirahat Sambil memikmati secangkir kopi romenk, pikiran dan badan kita menjadi tenang


IMG_20210529_145459.jpg


Makanan yang dijadikan sangat sederhana dengan khas daerah Aceh, pisang goreng, pulot(ketan bakar), tahu dan beberapa menu lainnya dan harga sangat terjangkau murah.


IMG_20210529_145641.jpg

IMG_20210529_145542.jpg

IMG_20210529_145521.jpg


Setiap hari banyak masyarakat Aceh yang berkumpul di Cafee romenk tidak mengenal hari libur, dengan bermacam profesi, pengusaha, pegawai pemerintah, ulama, Mahasiswa sambil membuat tugas Daring dan anak muda yang bermain Game, karena menyediakan fasilitas Wafi gratis/internet gratis.


poster_2021-05-29-054009.png


Demikian cerita singkat saya tentang cafee romenk Kota Banda Aceh.