Acts of Kindness The Diary Game - 3 Juli 2021 : Menyalurkan Bantuan Kepada WNI Terdampak *Lockdown 3.0* di Sook, Sabah, Malaysia || 25% Hasil Postingan Ini Saya Dedikasikan Untuk @steem.amal

in Steem SEA3 months ago (edited)

Assalamualaikum sobat steemianisti dimana saja berada. Seperti keyakinan saya, Italia akhirnya sukes mencapai babak semifinal setelah dinihari tadi sukses menjinakan Belgia 2-1. Permainan yang makin solid asuhan Allenatore Roberto Mancini mampu memulangkan negara peringkat 1 FIFA tersebut. Perpaduan mayoritas pemain muda bertalenta dan penuh determinasi dengan pemain 'gaek' kya pengalaman membuat Italia berbahaya dalam menyerang namun tetap 'catenacio' dalam bertahan. Inilah Italia baru ala Mancini. Disemifinal nanti, Gli Azzuri akan berhadapan dengan La Furia Roja, Spanyol. Juara Euro 2008 dan 2012 itu mengakhiri perjalanan Swiss yang cukup mengejutkan. Tentu semifinal ini nanti sangat ditunggu-tunggu. Tidak hanya fans Italia dan Spanyol, tapi seluruh pecinta si kulit bundar.


Melewatkan pertandingan Spanyol vs Swiss demi bisa menyaksikan pertandingan Italia vs Belgia karena saya juga harus menyimpan tenaga untuk kegiatan penting hari ini. Seperti saya ceritakan di diary saya tanggal 2 Juli kemarin, bahwa pada Sabtu, 3 Juli Tim KJRI Kota Kinabalu akan turun ke daerah Sook untuk menyalurkan bantuan bagi WNI yang terdampak lockdown 3.0. Penyaluran kali ini terbagi atas 4 tahap untuk sekitar 180an WNI diwilayah Sook yang memenuhi kriteria untuk menerima bantuan. Penerima adalah WNI yang telah kami (guru-guru) data beberapa waktu lalu. Mereka yang berhak adalah WNI yang benar-benar terdampak atas berlakunya lockdown 3.0 seperti, kehilangan pekerjaan, pemotongan upah, keluarga dengan ibu hamil/menyusui dan keluarga dengan memiliki balita. Jadi, tidak semua WNI mendapatkan bantuan karena tdak semua mereka juga yang benar-benar bernasib buruk akibat kondisi ini. Pada jam 9 pagi, Tim KJRI dengan dikawal RELA ( Satpol-PP di Indonesia ) dan satu anggota PDRM (Polis Di Raja Malaysia) sampai di CLC Ilham Inasa, sekolah Indonesia di Sook yang selalu menjadi titik kegiatan dari setiap kegiatan KJRI diwilayah ini. Tadi yang turun menghantar adalah Pak Jody dan Pak Riki. Mereka staff KJRI Kota Kinabalu yang dikenali dan dekat dengan hampir smua guru Indonesia.


Kami Yang Bertugas Hari Ini, Saya, Pak Jody, Encik Samir, Tuan Serjan tony, Buk Ros, Pak Riki, Cik Nur


Pak Jody dan Pak Riki Dari KJRI Kota Kinabalu


Saat mereka datang, beberapa WNI yang sudah kami hubungi sejak kemarin sebagai penerima bantuan kloter 1 telah berdatangan di sekolah. Sehingga proses pembagian bantuan dapat langsung tereksekusi. Untuk kloter 1 ini ada 44 paket yang akan diberikan kepada 44 WNI. Paket ini berisi sembako seperti : beras, mie instan, sarden, minyak goreng, dan kecap. Jika dilihat dari banyak dan nilainya, tentu tidak akan mungkin mem-back-up kehidupan WNI untuk waktu lama. Namun, ini adalah bukti hadirnya negara bagi seluruh rakyatnya yang memang perlu dibantu, apalagi berada di luar negeri dalam kondisi pandemi ini.


Bagi WNI sendiri, bantuan ini memiliki arti tersendiri dan sangat mereka syukuri. Selain dapat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok, mereka juga merasakan bahwa negara hadir dan memperhatikan kondisi sulit mereka. Terlepas dari jumlah dan nilai dari paket bantuan yang mereka terima. Mereka berterimakasih kepada pemerintah dalam hal ini KJRI Kot Kinabalu dan pihak sekolah yang sebulan terakhir mendata mereka.


Bagi kami guru-guru tentu hal ini adalah sesuatu yang patut juga kami syukuri. Kami bisa semakin kenal dengan masyarakat, bisa melihat kehidupan dan kondisi mereka lebih dekat saat melakukan pendataan. Serta yang utama, kami senang bisa membantu mereka. Karena memang tugas kami dikirim ke Sabah bukan hanya untuk mengajar.


Kami stand by disekolah hingga jam 5 sore tadi. Menunggu WNI yang belum datang karena kemungkinan ada yang kesulitan kendaraan atau masih sibuk di kebun-kebun untuk mencari ringgit-ringgit penyambung hidup. Kerja kebun tidaklah menguntungkan, namun harus dilakoni karena kondisi yang serba suli mencari kerja ditengah pandemi. Ditambah dokumen yang tidak lengkap, sudah mati bahkan tidak memiliki dokumen sama sekali. Beberapa kami hubungi belum bisa mengambil hari ini, sehingga kami memutuskan untuk menunggu mereka besok di sekolah. Jam 6 sore, kami memutuskan untuk pulang dan mengunci sekolah.

Sort:  

Alhamdulillah... Semoga cepat selesai.

Aamiin.. terimakasih pak @bustamam21

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is a curating account for @R2cornell's Discord Community. We can also be found on our hive community & peakd as well as on my Discord Server

Manually curated by @abiga554
r2cornell_curation_banner.png
Felicitaciones, su publication ha sido votado por @dsc-r2cornell. También puedo ser encontrado en nuestra comunidad de colmena y Peakd así como en mi servidor de discordia

 3 months ago 

Good job orang baik👍👍🙏🙏

Hanya menyampaikan dan melaksanakan tugas bang @herimukti 🙏🙏🙏