[Better Life, The Diary Game] : Kamis, 22 April 2021

in Steem SEA6 months ago

IMG_20210422_183914.jpg
Bagian favoritku dari semua pasar swalayan, lemari pendingin yang berisi puluhan varian susu UHT (Ultra High Temperature) dari berbagai merek. Awalnya aku berniat untuk mengambil produk dengan merek Greenfields, namun karena kemahalan akhirnya pilihanku jatuh pada Ultra Milk full cream yang memiliki harga setengah kali lipat dari merk pertama. Sebagai informasi, semua susu UHT diolah dengan menggunakan metode pasteurisasi. Pasteurisasi adalah teknik pemanasan bahan makanan yang bertujuan untuk membunuh organisme yang merugikan, misalnya bakteri dan protozoa.


Satu-satunya momen yang bisa jadi cerita adalah, sebagian besar dari anak-anak di kelasku terlihat ketakutan saat dua orang guru pembimbing mengatakan bahwa mereka akan menguji hafalan para siswi (tentu saja tidak ada siswa, karena sekolahku menerapkan peraturan untuk memisahkan antara kelas laki-laki dan perempuan). Pengujian hafalan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa mulus ingatan murid terhadap sebagian dari ayat al-Qur'an yang telah mereka hafal beberapa hari ke belakang. Entah karena wajah yang terlalu meyakinkan sehingga dua orang guru itu sontak memanggil namaku dan langsung menguji hafalanku dengan metode sambung ayat. Padahal sedari tadi aku tidak memerhatikan apapun karena sedang berkutat dengan gawai dalam hal rutinitas meng-upvote postingan para steemian dengan akun komunitas. Oh ya, guru yang kumaksud adalah dua steemian muda cantik serta berkapasitas tinggi, @nandamasna dan @elaaganeo.

IMG_20210422_110135.jpg
Mushaf indah milik salah satu kawan sekelas yang sempat kuabadikan dalam selembar foto. Warna sampul merah jambu yang tidak kelihatan memberi kesan seolah si empunya mendapat gelar "ukhti cantik sholehah".

Saat jam pulang, aku ada janji temu dengan @fwinanda untuk sekedar melepas rindu dan melanjutkan diskusi yang sempat tertunda kemarin dan kemarinnya lagi. Ternyata ybs. sedang menyelesaikan urusannya di luar sekolah, mau tidak mau aku harus menunggunya sampai kembali. Sembari menanti kedatangan momz boh jantong hate, aku duduk di seputaran meja kerja @alol dkk. dan mengobrol banyak hal dengan para guru yang sudah jarang kutemui belakangan ini. Salah satu dari mereka adalah sosok favoritku, yang sering memberi petuah-petuah religi agar kemanapun aku pergi, tidak boleh melenceng dari jalur shiratal mustaqim.

IMG_20210422_121044.jpg
Tumpukan map milik para pendidik yang terususun rapi di ruang guru MAN Lhokseumawe.

Lumayan lama menunggu, yang dinanti akhirnya kembali juga. Setelah puas berbincang, kami sepakat untuk bubar lalu @fwinanda mengantarkan aku hingga ke depan pagar rumah. Dengan setengah buru-buru aku segera melaksanakan shalat zuhur dan mengganti pakaian, karena ada janji untuk keluar bersama seorang teman di kelas.

Gadis yang satu ini cukup kenal dengan deretan toko-toko yang menjual barang dengan harga terjangkau. Seperti kali ini, ia menemaniku untuk mencari frame kacamata baru sekaligus melakukan pengecekan terhadap kedua mataku yang kian mengabur. Itu bukanlah satu-satunya alasan yang membuatku berniat menggantinya, namun sudah banyak yang bilang aku terlalu mirip dengan Betty la fea. Mereka bilang itu artinya cantik, namun yang kutangkap adalah aku terlalu cupu dengan frame saat ini.

IMG_20210422_145027.jpg
Membeli kacamata baru di optik Mandiri, Jl. Perdagangan No.42, Lhokseumawe.

Di tengah jalan yang gersang, panas matahari cukup untuk menyengat kulit dan membuat tubuh kian gerah. Ide untuk mampir ke tempat yang lebih teduh muncul dari salah satu di antara kami berdua, dan satu-satunya tempat yang paling dekat dan suitable dari posisi saat ini adalah Suzuya Department Store. Di sana, kami berdua menghabiskan waktu yang lumayan, sehingga tidak pulang dengan tangan kosong. Ada saja yang harus dibeli ketika sudah berada di dalam sini.

Sebelum pulang, aku menemaninya mem-booking tempat buka puasa yang akan digunakan untuk acara bukber bersama teman-temannya. Setelah puas berkeliling mencari tempat makan yang ramah di kantong, pilihan jatuh pada Gerai Ayam Penyet Pak Ulis, Jl. Kenari Desa Kuta Blang.

IMG_20210422_155445.jpg
Gerai Ayam Penyet Pak Ulis, tempat makan yang sempat menjadi lokasi bukber (buka bersama) ratusan steemian dan calon steemian beberapa waktu lalu.


Sort:  
 6 months ago 

Harusnya kamu memang tinggal di rumah saya, jadi kita tidak perlu repot mengatur waktu jika rindu & ingin diskusi 😂

 6 months ago 

Iya, harusnya memang begitu.🦄🦄🦄

 6 months ago 

Postingan ini telah dihargai oleh akun kurasi @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Selalu ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info terbaru.

Salam @ernaerningsih.

 6 months ago 

Terima kasih