End of the Year Vulnerable to Disasters (Bilingual)

in #indonesia3 years ago

In recent years, disasters often occur at the end of the year. Not only disasters caused by weather changes such as high rainfall that cause floods or landslides, but unpredictable disasters such as the earthquake and tsunami that recently hit the Sunda Strait.

Disasters are caused by human activities, floods may be mentioned in them. Illegal logging and forest destruction is one of the causes of flooding, in addition to human bad behavior in protecting the environment such as littering or poor drainage systems. There are also disasters that are beyond human error such as earthquakes and tsunamis. 

Unfortunately, there is no technology that can predict when an earthquake will occur. The current technology can only map earthquake potential based on several conditions such as earth faults and fire rings.

In the midst of unpredictable conditions, the end of the year is a busy schedule. Children have entered school holidays. Some institutions have solid programs, some say the agenda spends the end of the year budget. And many other holiday agendas that make the end of the year full of excitement, especially with the coming of the new year. As if the end of the year must always be celebrated with a party.

Even though, it doesn't always have to be that way. Especially in the midst of the earthquake and tsunami disaster, floods, landslides, and traffic accidents that have occurred in various regions in Indonesia even in some countries, lately. It should not be excessive in celebrating the end of the year as a form of concern for the victims

The end of the year is always crowded with the movement of people from one place to another is very high and that means that the existing transportation system must work well. In Indonesia, the transportation system is not safe, comfortable, and on time so everyone who travels must be aware of, both for work and leisure needs. Various changes that occur, must be anticipated so that it does not become a problem in the future. 

*****

Image source: 1, 2, 3, 4

*INDONESIA*

Akhir Tahun Rentan Bencana

Dalam beberapa tahun terakhir, bencana sering terjadi di akhir tahun. Bukan saja bencana yang disebabkan oleh perubahan cuaca seperti curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir atau longsor, tetapi bencana yang tidak dapat diprediksi seperti gempa dan tsunami yang baru-baru saja melanda Selat Sunda.

Bencana ada yang disebabkan ulah manusia, banjir boleh disebut di dalamnya. Pembalakan liar dan kerusakan hutan menjadi salah satu penyebab banjir, selain perilaku buruk manusia dalam menjaga lingkungan seperti membuang sampah sembarangan atau sistem drainase yang buruk. Ada juga bencana yang diluar kesalahan manusia seperti gempa dan tsunami.

Celakanya, belum ada teknologi yang bisa memperkirakan kapan gempa akan terjadi. Teknologi yang ada saat ini hanya bisa memetakan potensi gempa saja berdasarkan beberapa kondisi seperti patahan bumi dan cincin api.

Di tengah kondisi yang sulit diprediksi, akhir tahun merupakan jadwal yang padat. Anak-anak sudah memasuki libur sekolah. Beberapa lembaga memiliki acara yang padat, ada yang menyebutkan agenda menghabiskan anggaran akhir tahun. Dan banyak agenda liburan lainnya yang membuat akhir tahun penuh gegap gembira, terutama dengan datangnya tahun baru. Seolah akhir tahun harus selalu dirayakan dengan pesta.

Padahal, tidak selamanya harus demikian. Apalagi di tengah bencana gempa dan tsunami, banjir, tanah longsor, serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia bahkan di beberapa negara, akhir-akhir ini. Sudah seharusnya tidak berlebihan dalam merayakan akhir tahun sebagai bentuk keprihatinan terhadap para korban.   

Akhir tahun selalu ramai dengan perpindahan manusia dari satu tempat ke tempat lain sangat tinggi dan itu berarti sistem transportasi yang ada harus bekerja dengan baik. Di Indonesia, sistem transportasi belum aman, nyaman, dan tepat waktu sehingga harus diwaspadai setiap orang yang bepergian, baik untuk kebutuhan pekerjaan maupun liburan. Berbagai perubahan yang terjadi, harus diantisipasi agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

*****

Sort:  

Hope no more devastation anywhere for this year

semoga di tahun 2019, Indonesia bisa lebih baik lagi

Ya, benar Bang @aiqabrago. Di saat akhir tahun kita yang hidup di sepanjang ring of fire musin yang tidak kita sikapi drngan bijak membawa kita pada kondisi yang rentan terhadap brncana. Seperti yang Abang jelaskan sudah beberapa tahun bencana melanda negri kita. Dan sayangnya, kita tidak atau belum bida menciptakan budaya ramah bencana, tidak sigap terhadap kejadian. Dan kita sering pula menyikapinya dengan mengatakan respin lamban akan bantuan.
Padahal, menurut saya semua pihak harus bersinergi untuk mengatasinya. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama sesuai dengan oerannya masing-masing.
Pemerintah menyediakan infrastruktur untuk mitigasi bencana, mengadakan dan juga merawatnya. Kita punya banyak buoy untuk mendeteksi dan memberi early warning tsunami, tqpi tidak dibarengi dengan perawatan dan pengawasan sehingga banyak yang rusak atau bahkan hilang. Aturan tata kota arau blue orint pemvangunan pemukiman juga tidak bisa di jalankan drngan baik.
Masyarakat juga harus bisa bersinergi dengan harapan akan bisa mencegah, mengatasi bencana.

Terima kasih @aiqabrago
Terima kasih steemit
Salam dari klaten jawa tengah.

@mukhtarilyas, semoga kita sebagai makhluk yang paling sempurna di permukaan bumi ini dapst nenggunakan neokortek yang ilahiah untuk berpikir jernih dan dapat terus bermuhasabah bang @aiqabrago. atas musibah yang menimpa negeri ini. Salam, lama tidak berjumpa semoga anda sehat.

Betul bang, di akhir tahun musibah kerap melanda tanah air, mulai dari gempa, banjir, hingga bencana tsunami. Sebagai manusia yang berilmu, kita harus bisa mengambil hikmah dan introspeksi diri, dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Khaliq.

Salam ksi bang @aiqabrago😊

Betul bang, di akhir tahun musibah kerap melanda tanah air, mulai dari gempa, banjir, hingga bencana tsunami. Sebagai manusia yang berilmu, kita harus bisa mengambil hikmah dan introspeksi diri, dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Khaliq.

Salam ksi bang @aiqabrago😊

Betul bang, di akhir tahun musibah kerap melanda tanah air, mulai dari gempa, banjir, hingga bencana tsunami. Sebagai manusia yang berilmu, kita harus bisa mengambil hikmah dan introspeksi diri, dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Khaliq.

Salam ksi bang @aiqabrago😊