Karena Belajar Tak Kenal Usia

in #indonesia3 years ago (edited)

image

Kalau ada satu perkara di dunia ini yang tak batasnya, maka itu adalah belajar. Tak ada batas untuk kegiatan satu itu. Belajar dari ayunan hingga ke liang lahat. Kita kerap mendengarkan kalimat itu, tapi jarang merefleksikannya dalam hidup.

Kebanyakan dari kita, batas belajar adalah setelah mendapat ijazah, entah itu ijazah SD, SMP, SMA, S1 dan seterusnya. Setelah ijazah digenggam, rasa-rasanya belajar tak penting lagi dilakukan. Padahal tidak demikian. Belajar tetap perlu dilakukan hingga perut disesaki tanah.

Kenapa demikian? Karena kita adalah manusia tempat semua hilaf dan alpa bermuara. Maka untuk meminimalkan berbagai kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri (dan orang lain), belajar adalah salah satu jalan yang harus dan wajib ditempuh. Dan pun, belajar hal-hal baru pada dasarnya sangat menyenangkan.


image

Selama riset tentang destinasi wisata Danau Toba setahun belakangan, saya "dipaksa" kembali belajar hal-hal yang benar-benar baru dalam hidup ini. Ada rumus Structural Equation Modeling (SEM) yang harus terpecahkan. Dan juga saudara dekatnya bernama Partial Least Square (PLS). Semuanya baru dan tidak saya temukan di bangku kuliah.

Kedua rumus di atas (SEM dan PLS) adalah sebuah metodologi yang sangat berguna untuk melakukan riset. Keduanya adalah rumus komputing yang komplit dan juga instan dalam meramu berbagai data yang diperlukan dalam pengerjaan sebuah riset. Semua pengoperasiannya menggunakan komputer dan rumus-rumusnya.

Jujur saja, saya masih gelap dengan kedua rumus ini. Pertama kali melihatnya tak ada ketertarikan sedikit pun yang muncul. Bahkan kebingungan dan pesimis yang melulu datang hingga menghambat semuanya. Seminggu berkutat dengan kedua rumus tersebut belum ada hasil yang jelas.


image

Minggu ketiga barulah saya benar-benar berusaha mempelajari rumus tersebut. Membaca dan menganalisis berkali-kali sampai hilang nafsu makan pun saya lakukan. Karena mempelajari hal baru sangat menguras waktu dan diperlukan fokus total. Saya pun harus melewati langkah demikian.

Minggu keempat akhirnya saya sudah cukup memahami kedua rumus ini meski belum terlalu menguasai. Setelahnya saya coba olah data kuesioner dengan menerapkan rumus SEM dan PLS. Beberapa data yang saya olah gagal total. Tidak bertemu dengan hasil yang diharapkan.

Akhirnya saya kembali harus membaca ulang kedua rumus tersebut hingga benar-benar paham dan bisa menerapkannya. Dan, usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Akhirnya saya bisa mengolah data dengan menggunakan kedua rumus tersebut hingga riset pun selesai.

Inti dari postingan ini adalah, belajar dan terus berusaha sesuatu yang wajib dilakukan jika kita ingin memecahkan suatu masalah. Karena percayalah, hidup ini tarsusun dari berbagai tumpukan masalah. Oleh sebab itu, jangan berhenti belajar. Jangan pernah! Semoga bermanfaat. Salam literasi.


image

Regards

@samymubarraq

Sort:  

Thanks for using eSteem!
Your post has been voted as a part of eSteem encouragement program. Keep up the good work! Install Android, iOS Mobile app or Windows, Mac, Linux Surfer app, if you haven't already!
Learn more: https://esteem.app
Join our discord: https://discord.gg/8eHupPq

Coin Marketplace

STEEM 0.49
TRX 0.09
JST 0.066
BTC 50175.98
ETH 4296.57
BNB 567.72
SBD 6.31