IFAB dan FIFA Keluarkan Regulasi Baru

in #steempress3 years ago


International Football Association Board (IFAB) telah mengeluarkan regulasi baru dalam menyambut musim 2019/2020 ke depan. Laws of The Game anyar yang diputuskan oleh IFAB bersama FIFA tersebut akan mulai berlaku pada Juni 2019.

Hasil pertemuan IFAB memutuskan aturan yang akan diubah sejak musim panas nanti terlihat sepertinya hal-hal kecil saja, tapi juga ada yang akan membuat laga akan jauh lebih dramatis. Benarkah? Mari kita lihat lima besar dari perubahan tersebut.


1. Tidak Ada Rebound Dari Penalti.

Selama ini sering penendang gagal mengeksekusi penalti dalam sebuah pertandingan, namun gol tetap terjadi karena bola tepisan penjaga gawang berhasil dikuasai kembali oleh penendang atau pemain lawan lainnya, dan menjeblos gawang. Dengan aturan baru ini maka drama seperti itu tidak akan pernah kita temukan lagi. Begitu si eksekutor gagal menaklukkan kiper maka tugas penendang dan kawan-kawannya selesai. Tidak ada lagi memiliki kesempatan untuk mencetak gol melalui bola rebound dari si penjaga gawang. Hal ini juga berarti kita tidak melihat lagi pemain berbaris di dekat area 16, mengerubungi di belakang penendang.


2. Gol atau Peluang Yang Melibatkan Tangan Akan Dianulir

Tidak jarang gol yang bersarang ke dalam gawang didahului oleh hal-hal kontroversi seperti bola lebih dulu mmnyentuh tangan salah seorang pemain yang sedang menyerang. Untuk menghindari kontroversi tersebut maka IFAB dan FIFA sepakat untuk mengeluarkan regulasi baru. Aturan tersebut adalah membatalkan setiap proses gol yang melibatkan tangan, baik disengaja maupun tidak disengaja.


3. Pemain Yang Digantikan Bisa Meninggalkan Lapangan Dari Sisi Manapun

Selama ini momen pergantian pemain selalu dimanfaatkan oleh tim yang sedang dalam posisi menguntung saat laga berlangsung. Pemain sering bermalas-malasan atau memperlambat langkahnya untuk meninggalkan lapangan hijau. Tujuannya untuk menguras waktu sehingga timnya dapat mempertahankan skor yang kala itu. Sebaliknya pemain lawan sedang kepepet waktu demi mengejar gol. Inilah yang dilihat tidak adil oleh FIFA dan IFAB, sehingga ke depan, pemain yang digantikan dapat meninggalkan lapangan di mana saja. Tidak harus mendekati temannya di technical area. Ketika pemain ditarik, mereka tidak akan lagi harus meninggalkan lapangan di garis tengah dan sebaliknya akan diizinkan meninggalkan lapangan di titik terdekat.

4. Pelatih Akan Dikenakan Kartu Seperti Pemain

Aturan untuk mengatur sikap pelatih sebenarnya sudah diberlakukan, tetapi hanya sebatas teguran dari wasit atau langsung diusir dengan kartu merah. Banyak kita lihat pelatih yang melakukan protes terlalu keras kepada ofisial pertandingan serta sejumlah pelatih yang melakukan selebrasi yang berlebihan sehingga bisa memancing emosi penonton lawan. Untuk itulah sekarang IFAB dan FIFA setuju untuk menjaga disiplin pelatih di pinggir lapangan akan diterapkan seperti pemain. Pelatih juga akan dapat menerima kartu kuning dan merah.


5. Pagar Betis Bebas Dari Pemain Lawan

FIFA dan IFAB menganggap proses pagar betis selama ini kurang adil bagi tim yang sedang kena hukuman tendangan bebas atau langsung. Karena ketika para pemain dari klub yang sedang bertahan sedang membuat pagar betis selalu diganggu oleh pemain yang sedang menyerang. Sehingga di antara pagar betis sering disusup oleh satu atau dua pemain dari klub penendang. Untuk itulah sekarang FIFA dan IFAB mengeluarkan larangan bagi pemain dari klub penyerang untuk mengganggu pagar betis. Jadi di masa depan, pagar betis bersih dari pemain lawan. Juga diatur soal tidak boleh bergeranya pemain yang membuat pagar betis ketika sang eksekutor hendak mengambil tendangan bebas.


 

6. Pemain Boleh Menyentuh Bola Meski Belum Ke Luar Kotak

Sampai sekarang seorang pemain tidak dibenarkan untuk menyentuh bola di area penjaga gawang sebelum sang kiper melepaskannya sampai keluar dari kotak, tetapi sekarang mereka dapat melakukannya. Bola hasil tendangan gawang atau tendangan bebas di dalam kotak penalti bisa langsung dimainkan tanpa harus keluar kotak

Sumber : marca.com

https://twitter.com/TheIFAB/status/1101850357095899136


Artikel ini sudah dipublish di Garis Gawang dan dishare ke steemit dengan SteemPress : https://garisgawang.com/gg-serba-serbi/regulasi/ifab-dan-fifa-keluarkan-regulasi-baru/