Ketika Abdullah Sayfii “Berada” di Samping Hasan Tiro

in #story3 years ago

p_20161030_1038001-e1503636579756.jpg

Di tengah ruang, Hasan Muhammad di Tiro (Hasan Tiro) berstelan jas hitam duduk diam. Sorot matanya tajam melihat ke atas seperti orang yang sedang berpikir keras. Jari tangan kanan dan kiri ia silangkan, warnanya kebiru-biruan bekas jarum infus.

Hasan Tiro sosok yang sangat fenomenal. 4 Desember 1967, ia mencetus Gerakan Aceh Merdeka (GAM) atas kekecewaannya terhadap Indonesia. 15 Agustus 2006 gerakan ini menjalin perdamaian dengan Republik Indonesia. Perdamaian ini merupakan salah satu hikmah dari tragedi tsunami 26 Desember 2004. Ratusan ribu nyawa rakyat Aceh melayang ketika itu.

Keturunan ketiga Tgk Chik Muhammad Saman di Tiro sebelumnya menetap di Swedia tiga dekade. Menjauh dari Indonesia yang terus memburunya. 11 Oktober 2008 pesawat yang ditumpanginya mendarat di Blang Bintang, Aceh Besar. Sujud syukur, hal pertama yang ia lakukan setibanya di bumi serambi Mekkah ini. Lelaki berusia 83 tahun itu disambut bak pahlawan yang kembali dari medan perang.

Berjarak satu meter, Tgk Abdullah Syafii atau yang akrab disapa Tgk Lah berdiri di samping Hasan Tiro. Tgk Lah menjabat sebagai Panglima GAM. Karisma Tgk Lah terpancar dua bola matanya, penuh dengan harapan. Kehebatan Tgk Lah begitu dikagumi kalangan GAM waktu itu.

p_20161030_101842.jpg

Tgk Lah dikenal tegas. Tapi sikapnya sopan. Bahkan ia disegani musuh-musuhnya. 20 tahun ia memimpin gerilyawan GAM di kawasan Bireuen. Mobilitasnya tidak terdeteksi. Konon katanya ia memiliki ilmu bisa menghilangkan diri. Walaupun tidak pernah berlatih militer di Libya seperti sejumlah anggota GAM lain, Tgk Lah menjadi sosok yang sangat diperhitungkan.

Pertemuan dua tokoh ini terjadi di Museum Aceh, dalam bentuk lukisan pada Pameran dan Kritik Karya Rupa (Prakrikaru) 2 Bakti Karya Perupa yang diselenggarakan tahun 2016.

Adalah Nourman Hidayat, Ketua DPW Humas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh, pelukis dua tokoh ini. Lukisan Hasan Tiro merupakan karya pertamanya. Butuh tiga bulan melukis tokoh ini. Sedangkan lukisan Tgk Lah ia selesaikan selama tujuh jam. Dua karya ini langsung diikutsertakan pada sebuah pameran. Keikutsertaannya berdasarkan hasil seleksi pelukis senior di Aceh.

“Seorang PKS melukis orang GAM terhormat, harusnya yang melukis orang GAM, bukan PKS he-he-he,” tuturnya.

p_20161030_111155-e1503637177945.jpg

Sambil duduk santai, Nourman mengatakan, Hasan Tiro dan Tgk Lah merupakan tokoh yang diperhitungkan. Karisma yang mereka miliki menjadi alasannya mendokumentasikan dua tokoh ini dalam bentuk lukisan. Menurutnya, dokumentasi sangat penting supaya sejarah seorang tokoh tidak hilang.

Mimik wajah Hasan Tiro dan Tgk Lah ia peroleh dari selembar foto. Nourman memperhatikan secara detil setiap bagian foto yang akan ia lukis. Sampai pada warna tangan Hasan Tiro yang nampak kebiru-biruan bekas infus. “Sketsa membutuhkan kejujuran,” pungkasnya.

Nourman mengatakan sebuah lukisan bisa bertahan lama tergantung bahan yang digunakan. Cat bagus bisa mempertahankan warna sebuah lukisan hingga ratusan tahun lamanya.

Tokoh lain yang ingin ia lukis seperti Cut Nyak Dhien, Malik Mahmud, Jenderal Kohler, serta sejumlah tokoh berpengaruh lainnya.

Nourman bertekad meluruskan sejarah Aceh melalui lukisan. Harapannya, ia bisa melukis sosok Cut Nyak Dhien dengan karakter yang sebenarnya. Sudah empat bulan ia mengobeservasi dan mewawancarai nara sumber tentang sejarah Cut Nyak. Mulai dari karakter Cut Nyak, sampai motif baju yang ia pakai. Tanpa observasi, pelukis berisiko melakukan kesalahan menginterpretasikan sejarah seseorang.

“Cut Nyak Dien yang dilukis sekarang, saya yakin bukan dia,” tegas Nourman.

p_20161030_101942.jpg

Murizal Hamzah, penulis buku Hasan Tiro: Jalan Panjang Menuju Damai Aceh, berpendapat, Hasan Tiro adalah “orang tua” yang sangat dihormati. Ia menceritakan, suatu ketika saat ingin mewawancarai Hasan Tiro, bersama wartawan lain tidak akan mencium tangannya.

“Tapi ketika bertemu (Hasan Tiro), kami cium tangannya. Kami menganggapnya sebagai orang tua,” pungkasnya.

Dijelaskan, Hasan Tiro berintelektualitas tinggi yang mampu menulis puluhan buku. Hasan Tiro sangat menghargai pendapat setiap orang dengan mendengarkannya seksama. Ia begitu dihormati oleh orang sekelilingnya. Tetapi ia merupakan sosok yang tegas serta serius.

Ia menambahkan, Hasan Tiro tidak pernah berjumpa dengan Tgk Lah. Pada saat Tgk Lah menjadi anggota GAM, Hasan Tiro sudah keluar Aceh. Namun, Hasan Tiro tetap menjadi panutan bagi Tgk Lah. Hubungan mereka seperti antara guru dan murid.

Adapun Hasan Tiro menghembuskan nafas terakhirnya pada 3 Juni 2010. Sehari setelah berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan Tgk Lah meninggal pada 22 Januari 2002 di Jiem-Jiem, Pidie Jaya, saat penyergapan oleh TNI. Istrinya dan lima anggota GAM turut wafat dalam penyerangan itu.

Haekal Afifa, penerjemah Buku Aceh di Mata Dunia. Ia mengatakan, Hasan Tiro merupakan simbol perjuangan melawan kezaliman penguasa. Meskipun Haekal tidak pernah berjumpa Hasan Tiro, tetapi ia sangat hormat kepadanya. Demi Aceh, Hasan Tiro rela mengorbankan kemewahannya.

“Saat ini, Hasan Tiro dilupakan dan hanya dijadikan komoditi oleh sebagian orang untuk kepentingan politik,” pungkasnya.

Terkait hubungan Hasan Tiro dengan Tgk Lah, ia mengakui belum menemukan dokumen yang tentang itu.

Selain Hasan Tiro dan Tgk Lah, lukisan lain yang dipamerkan seperti tokoh dunia Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, aktor dunia Jackie Chan, Bill Clinton, Kofi Annan, dan sebagainya. Ada juga lukisan yang berkaitan dengan lingkungan.

Sort:  

Congratulations @furqanzedef! You have completed the following achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :

Award for the number of upvotes

Click on the badge to view your Board of Honor.
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word STOP

To support your work, I also upvoted your post!

Do not miss the last post from @steemitboard:
SteemitBoard World Cup Contest - The results, the winners and the prizes

Do you like SteemitBoard's project? Then Vote for its witness and get one more award!

Halo @furqanzedef, terima kasih telah menulis konten yang kreatif! Garuda telah menghampiri tulisanmu dan diberi penghargaan oleh @the-garuda. The Garuda adalah semua tentang konten kreatif di blockchain seperti yang kamu posting. Gunakan tag indonesia dan garudakita untuk memudahkan kami menemukan tulisanmu.Tetap menghadirkan konten kreatif ya, Steem On!