Mendadak Rinjani (part 1)

in #travel3 years ago (edited)

IMG20141106075231.jpg

PROLOG
Jogja, Awal november 2014..

kalian pernah merasa gak bisa berpikir kalau lagi lapar? yah, kaka sih sering. karena kelaparan, kaka langsung nyari angkringan paling dekat dari rumah. kaka ke angkringan ini berempat dengan abang (baca : mantan) dan 2 orang teman kami yang berasal dari sini (sebut aja ari dan wanda). setelah memesan kopi arang, kaka mulai milih gorengan. saat milih gorengan tiba tiba kaka liat disebelah ada adek gemez pakai kaos djoger yang asli bali. mulai lah kaka berpikir, wah kayanya enak nih kalau ke bali. tapi sebelum mulai berimajinasi, perut kaka harus di isi dulu.

DSCN0872.JPG

kopi arang yang terkenal di jogja

Kami duduk di emperan toko didepan angkringan. sambil makan kaka mulai nyelutuk "hei, ngetrip dadakan yuk. ke bali seru nih, kan dekat tinggal nyebrang aja". ini beneran asal nyeletuk, bali itu kan jauh dari jogja .kalau ngeteng kita harus ke surabaya dulu, lalu ke banyuwangi, baru nyebrang lagi ke bali. tapi tekad udah bulat ' harus ke bali'. si abang pun langsung antusias " ayoklah ke bali, ada kawan abang disana, kita bisa nginap di tempatnya. nanti kita juga bisa nyari air terjun". maklumlah si abang ini pencinta air terjun

CMIIW, ngeteng itu artinya melakukan perjalanan dari kota ke kota dengan cara sambung menyambung moda transportasi, biasanya via darat dan laut. ini salah satu cara menghemat budget ala backpacker

Ari dan Wanda juga mau ikut. kami memutuskan 2 hari lagi berangkat dengan minibus travel ke surabaya, istirahat disana sehari, lalu melanjutkan perjalanan ke banyuwangi dengan kereta api. malam itu juga kami langsung memesan mobil, tapi tiket kereta api ga bisa dipesan karena jaringan internet lagi gak bagus. jadi kami tugasin ari untuk cari tiket kereta api besok pagi. malam itu tidur kaka nyenyak sekali.

Tiba tiba jreeeng... paginya kabar buruk pun muncul, ari dan wanda batal ke bali karena mendadak harus menemui dosen. Terpaksalah kaka dan abang pergi berdua. syukur tiket kereta mereka belum terbeli. keesokan harinya kami berdua berangkat ke surabaya. Di surabaya kami sempat main sebentar ke jembatan suramadu. sedang menikmati indahnya jembatan suramadu, kaka mikir lagi. kenapa ga ke lombok aja sekalian. kan dekat dari bali. nanti pulang dari lombok baru singgah di bali. langsunglah kaka keluarin jurus andalan "Bang, di lombok ada air tejun benang kelambu loh. kesana aja yuk.nanti pulangnya baru kita cari air terjun di bali, abang kan belum pernah ke lombok". tanpa banyak berpikir si abang pun setuju.

Sehari kemudian kami melanjutkan perjalanan ke banyuwangi. di dalam kereta ke banyuwangi kami banyak melihat orang-orang yang berstyle anak gunung, dengan celana kargo, kemeja flanel, dan sepatu waterproof. di kompartemen juga banyak tas carrier yang gedenya seukuran badan kaka. sepanjang perjalanan kami cuma ngobrol berdua aja. rasanya lagi malas bersosalisasi sama penumpang yang lain. sampailah kami di stasiun ke 2 terakhir sebelum stasiun banyuwangi (kaka lupa nama stasiunnya apa). si abang pergi ke toilet, waktu balik mau duduk lagi, dia disapa sama pemuda bertopi yang duduk di kursi sebelah kanan kami. "mau kemana bang?"sapanya. "mau ke lombok" jawab si abang. "kalian mau kemana?". "oh, sama. kami juga mau ke lombok, mau ketemu dewi anjani di Rinjani" pemuda bertopi menjawab. karena kami mulai bicara, 2 pemuda yang duduk di depan kami juga nimbung. "wah, mau ke Rinjani ya, kami juga mau kesana"kata pemuda berkaos kuning. "kalau gitu kenapa kita ga nyebrang bareng aja? kan seru tuh rame- rame. " tambah abang berbaju hitam.

"wah, boleh tuh. nanti kita berempat bisa barengan ke Rinjani, mereka bisa lanjut ke mataram. oh iya,kita belum kenalan, kenalin aku Ghode, ini teman aku, Ponco, kami berdua dari Jakarta. kalau kalian darimana " tanyanya pada kami dan 2 orang pemuda yang tadi baru ikut bicara.

Kaka pun menjawab " halo, aku nong inna, dari aceh. abang ini bunga(sensor), dari padang". "kenalin,aku jhon, ini bayu, kami dari palembang" kata abang berbaju hitam . "kalau gitu bolehlah kita barengan aja, kami juga belum pernah ke lombok dengan cara ngeteng. takutnya nyasar" kaka mulai bercanda

Hari itu kaka sama sekali gak menyangka, obrolan singkat kami di kereta api surabaya-banyuwangi akan membawa kaka bertemu dengan si cantik Rinjani

to be continued...

Sort:  

Kami telah upvote ya.. (Sekelumit kontribusi kami sebagai witness di komunitas Steemit bahasa Indonesia.)

Terimakasih

Rinjani ... gunung yg pengen banget aq ndaki, tapi blm pernah kesampean 😅🙈

insyaallah nanti juga bisa kesana mbak

Aamiin ... walaupun tipiiiiiis bgt kemungkinannya kk. Uda sibuk kerja n ngurus 3 bocil 🙈😂

Tetap semangat kak, tunggu adek2 agak besar dulu biar bisa ditinggal heheh

Iya ... sip sip sip 😉👍

wah kebetulan saya juga mau nulis caper tentang Rinjani. Sekedar melepas kangen sama puncak Anjani dan Sagara anak hehe

Setiap gunung emang ngangenin ya mas, tapi rinjani termasuk gunung yg punya daya magis jauh lebih besar dr gunung lain. Selalu bikin rindu

Halo @nonginna, terima kasih telah menulis konten yang kreatif! Garuda telah menghampiri tulisanmu dan diberi penghargaan oleh @the-garuda. The Garuda adalah semua tentang konten kreatif di blockchain seperti yang kamu posting. Gunakan tag indonesia dan garudakita untuk memudahkan kami menemukan tulisanmu.Tetap menghadirkan konten kreatif ya, Steem On!

Terimakasih hehhehe

Congratulations @nonginna! You have completed the following achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :

Award for the number of upvotes
You got a First Reply

Click on the badge to view your Board of Honor.
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word STOP

To support your work, I also upvoted your post!

Do you like SteemitBoard's project? Then Vote for its witness and get one more award!